KANIGARAN – Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo untuk berperan aktif menyukseskan kampanye We Love City 2026. Ia meminta ASN memanfaatkan waktu sebelum memulai aktivitas kerja untuk memberikan dukungan melalui platform digital sekaligus mempromosikan berbagai potensi dan capaian positif Kota Probolinggo. Ajakan tersebut disampaikan Wali Kota Aminuddin saat bertindak sebagai Pembina Apel Pagi, Senin (2/11), di halaman Kantor Wali Kota Probolinggo.
Dalam amanatnya, Wali Kota Aminuddin menegaskan bahwa kampanye We Love City merupakan kesempatan bagi masyarakat untuk menunjukkan kepedulian terhadap kota melalui partisipasi digital. Terlebih, Kota Probolinggo menjadi salah satu dari dua kota di Indonesia yang terpilih mengikuti kampanye tersebut pada 2026, bersama Kota Balikpapan.
“Setiap pagi sebelum memulai kegiatan di kantor, saya minta kepala perangkat daerah dan seluruh ASN terlebih dahulu memberikan komentar untuk We Love City. Bisa juga melalui Instagram, Facebook, maupun platform lainnya dengan mengunggah foto tentang lingkungan dan kegiatan positif di Kota Probolinggo,” ujarnya.
Aminuddin juga mengajak ASN untuk menggerakkan partisipasi keluarga, mulai dari pasangan, anak-anak, hingga lingkungan sekitar. Menurutnya, dukungan sederhana berupa komentar, unggahan foto, maupun gagasan kreatif dapat menjadi kontribusi nyata untuk memperkenalkan Kota Probolinggo kepada masyarakat luas.
Orang nomor satu di Kota Bayuangga ini turut meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan mengoordinasikan sosialisasi kampanye kepada satuan pendidikan. Di mana para guru diharapkan dapat mengalokasikan waktu sekitar satu menit sebelum pembelajaran dimulai untuk mengajak siswa berpartisipasi dalam kampanye tersebut.
“Kalau kita bisa melibatkan ASN, anak-anak sekolah, dan keluarga, tentu partisipasinya akan semakin besar. Mari kita tunjukkan bahwa Probolinggo merupakan kota yang bersih, ramah, sehat, dan terus berkembang,” pesannya.
Ia menekankan bahwa partisipasi dalam We Love City tidak sekadar mengejar peringkat, tetapi juga menjadi momentum untuk membangun kesadaran kolektif dalam menjaga lingkungan dan memperkuat citra positif daerah. Ia mengajak seluruh ASN memanfaatkan kampanye tersebut untuk menyampaikan berbagai informasi baik mengenai Kota Probolinggo, termasuk capaian pembangunan dan kegiatan masyarakat.
Selain kampanye We Love City, Wali Kota Aminuddin menyampaikan apresiasi kepada perangkat daerah yang telah menyukseskan rangkaian Mango Carnival of Indonesia 2026, khususnya Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP). Ia berharap kegiatan promosi potensi daerah tersebut dapat terus memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota juga mengingatkan seluruh perangkat daerah agar tidak mengesampingkan tugas utama di tengah padatnya agenda kegiatan. Ia menyoroti realisasi anggaran dan capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang secara umum masih berada di kisaran 70 persen.
“Jangan sampai berbagai kegiatan mengurangi kinerja kita, terutama realisasi anggaran dan capaian PAD. Kita harus tetap berpedoman pada rencana yang telah disusun agar anggaran yang diperuntukkan bagi rakyat benar-benar dapat direalisasikan,” tegasnya.
Pada bagian lain amanatnya, Wali Kota menyampaikan rencana pengembangan model pasar Bersolek bagi ASN melalui kerja sama dengan Bank Jatim. Program ini dirancang untuk mendukung penguatan Koperasi Korpri sekaligus memberikan kemudahan bagi ASN dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Rencananya, pusat kegiatan pasar Bersolek akan diluncurkan pada 1 Desember 2026 di GOR A. Yani. Berbagai kebutuhan, mulai dari sembako hingga bahan makanan siap saji dan setengah jadi, akan disediakan dengan pilihan layanan pembelian langsung, drive-through, maupun pengiriman ke tempat pembeli.
Menurut Wali Kota Amin, keterlibatan ASN sebagai konsumen diharapkan dapat meningkatkan aktivitas usaha dan keuntungan koperasi. Dengan demikian, koperasi dapat berkembang menjadi lebih sehat, memberikan manfaat bagi anggotanya, serta berpeluang menjadi percontohan di tingkat nasional.
Ia juga mendorong penguatan budaya menabung dalam mekanisme simpan pinjam koperasi agar keberlanjutan usaha dapat terjaga. Dukungan dan kekompakan seluruh ASN dinilai menjadi kunci keberhasilan program tersebut. (es/pin)
