KANIGARAN - Wali Kota Probolinggo Dokter Aminuddin menghadiri pelantikan pengurus Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia Kota dan Kabupaten Probolinggo masa bakti 1448–1453 H atau 2026–2031 M, Minggu (1/11) pagi. Kegiatan yang berlangsung di Aula MAN 2 Kota Probolinggo tersebut menjadi momentum untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah sekaligus membangun sinergi antar lembaga dan organisasi Islam dalam menjalankan misi dakwah.
Pelantikan tersebut turut dihadiri Ketua Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia Provinsi Jawa Timur KH. Fathur Rohman, Ketua Dewan Da’wah Islamiyah Kota Probolinggo Suhadak, serta unsur jajaran Forkopimda Kota dan Kabupaten Probolinggo.
Dalam sambutannya, Wali Kota Dokter Aminuddin menyampaikan bahwa dakwah merupakan tanggung jawab bersama seluruh umat Islam. Menurutnya, meskipun terdapat beragam organisasi dan gerakan dakwah, seluruhnya memiliki tujuan yang sama dalam menjaga nilai-nilai keislaman dan memperkuat persatuan.
Ia menegaskan, gerakan dakwah dapat dilakukan melalui berbagai organisasi, baik Dewan Da’wah Islamiyah, Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, maupun organisasi Islam lainnya. Perbedaan wadah perjuangan hendaknya tidak menjadi penghalang untuk saling bekerja sama selama memiliki tujuan yang sama, yakni menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Wali kota juga mengingatkan pentingnya semangat kolaborasi dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks, terutama di tengah perkembangan teknologi dan digitalisasi.
“Tidak mungkin seluruh tugas dan tanggung jawab ini bisa diselesaikan hanya oleh satu atau dua orang. Karena itu, Pemerintah Kota Probolinggo melalui program inklusivitas ingin melibatkan seluruh elemen masyarakat untuk berkolaborasi dan bersinergi. Bahkan, konsep inklusivitas yang kita bangun bukan hanya pentahelix, tetapi hexahelix, dengan mengikuti perkembangan teknologi dan digitalisasi,” jelas Dokter Aminuddin.
Wali kota pun mengapresiasi kontribusi dan peran Dewan Da’wah Islamiyah dalam mendukung pembangunan karakter masyarakat Kota Probolinggo, khususnya dalam kehidupan beragama. Ia berharap, kepengurusan yang baru dilantik dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta meninggalkan jejak pengabdian yang baik bagi generasi penerus.
“Mari bersama-sama mewujudkan cita-cita kita dalam membangun karakter masyarakat Kota Probolinggo, khususnya agar kehidupan beragama Islam dapat dijalankan dengan baik. Ini bukan tugas yang ringan, tetapi dengan sinergi dan kolaborasi, insyaallah dapat kita perjuangkan bersama,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia Provinsi Jawa Timur KH. Fathur Rohman menyampaikan Dewan Da’wah memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga dan menguatkan dakwah umat. Namun, tanggung jawab tersebut tidak dapat dijalankan sendiri, melainkan membutuhkan kebersamaan dengan seluruh elemen umat Islam.
“Dewan Da’wah memiliki tugas untuk menjaga dakwah umat. Karena itu, kita harus terus memperkuat ukhuwah bersama lembaga-lembaga Islam lainnya. Kita perlu berbagi tugas dan bersinergi dengan organisasi kemasyarakatan Islam lainnya. Dengan kebersamaan, insyaallah dakwah dapat berjalan lebih kuat dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi umat,” pesannya.
Ketua Dewan Da’wah Islamiyah Kota Probolinggo Suhadak dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan komitmen kepengurusan yang baru untuk memperkuat organisasi dan meningkatkan kualitas pelaksanaan program dakwah.
“Oleh karena itu, dalam kepengurusan ini kami berkomitmen untuk yang pertama memperkuat konsolidasi internal. Bapak dan Ibu sekalian, mari kita jadikan kepengurusan ini sebagai ladang pahala kita,” ungkapnya. (Dev/fa)
