Wali Kota Bantu Kursi Roda Hingga Datangkan Dokter untuk Warganya

Berita Terbaru

MAYANGAN - Melewati jalan sempit tidak menyurutkan semangat Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin untuk mengunjungi warganya yang sakit. Ya, Ibu Sukarsih, seorang lansia berusia 67 tahun di wilayah Kelurahan Mangunharjo mendapat bantuan kursi roda. Bantuan tersebut diserahkan oleh wali kota didampingi Kepala Dinas Sosial P3A Rey Suwigtyo dan Camat Mayangan M Abas, Rabu (14/7).

Dalam kesempatan itu, wali kota mengatakan pemberian bantuan kursi roda merupakan hasil pendataan dari RT/RW serta kelurahan setempat sesuai dengan kebutuhan penerima. “Ibu Sukarsih membutuhkan kursi roda. Kami datang kesini untuk melihat dan mengecek kondisi kesehatannya. Saya tidak ingin ada warga Kota Probolinggo yang hidupnya tidak ada yang mengurus, maka disinilah pemerintah harus hadir ” tegasnya.

“Warga yang tidak mampu, hidup sebatang kara menjadi prioritas kebijakan pemerintah kota. Masyarakat jangan diam saja tetapi beritahu kami. Saya tidak ingin ada warga yang tidak diperhatikan oleh pemerintah,” sambung wali kota. 

 Disela-sela memberi bantuan, Habib Hadi juga menyapa warga sekitar sambil mengimbau agar tetap patuh pada protokol kesehatan salah satunya menggunakan masker. “Ingat, maskermu menjaga kesehatanmu,” katanya warga.

Titin, anak Ibu Sukarsih menyampaikan rasa terima kasih kepada wali kota Probolinggo. Ia mengatakan bantuan kursi roda ini sangat bermanfaat bagi ibunya karena faktor penyakit yang diderita selama ini. Bahkan ia tidak menyangka wali kota mendatangkan langsung tenaga kesehatan dari Puskesmas Jati untuk memeriksa kondisi kesehatan ibunya. “Senang sekali diperhatikan oleh pemerintah terutama bagi kondisi ibu kami sekarang ini,” ujarnya.

Sementara itu, Dinas Sosial P3A melalui Kasi Perlindungan dan Jaminan Sosial, Fitria Septiawati menceritakan program bantuan pada Dinas Sosial ada beberapa diantaranya bantuan kursi roda, rantang sehat dan alat usaha bagi lansia. Di tahun 2021 ini kuota bantuan kursi roda bagi lansia hanya ada 10 buah dan diprioritaskan bagi yang lansia yang benar-benar membutuhkan.

Fitria menambahkan, penerima bantuan kursi roda Ibu Sukarsih memang telah masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (TKS) tahun 2021. “Kami melihat Ibu Sukarsih sangat membutuhkan kursi roda, walaupun tahun lalu pernah menerima BTT covid-19 berupa sembako. Maka tahun ini diprioritaskan mendapat bantuan kursi roda,” tuturnya.  

Masih menurut Fitria, Dinas Sosial P3A tetap melakukan monitoring dan evaluasi bersama-sama dengan PSM (Pekerja Sosial Masyarakat), kelurahan dan kecamatan untuk memantau apa yang menjadi kebutuhan Ibu sukarsih. “Harapannya dengan alat bantu kursi roda ini dapat bermanfaat bagi beliau dan meringankan beban keluarga,” pungkasnya. (miranti)

BAGIKAN