Mayangan — Sang Merah Putih memang diturunkan dari tiangnya ketika matahari mulai beranjak ke ufuk barat, Senin (17/8). Namun, semangat perjuangan untuk menjaga kemerdekaan justru harus terus berkibar dalam diri setiap generasi bangsa.
Pesan itulah yang terasa kuat dalam Upacara Penurunan Bendera HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Alun-Alun Kota Probolinggo. Upacara dipimpin Wakil Wali Kota Probolinggo Ina Dwi Lestari selaku inspektur upacara, dengan Komandan Upacara Kapten Arm. Imam Wahyudi dari Kodim 0820 Probolinggo dan Perwira Upacara Kapten Inf. Joni Indra Susanto.
Prosesi penurunan bendera merah putih berlangsung khidmat, dengan Letda Czi Mario Dilli dari Yon Zipur X sebagai Komandan Paskibraka. Pasukan pengawal Paskibraka terdiri atas Kopda Yohanes, Pratu Wahyu, Pratu Nasution dan Pratu Ramdani dari Yon Zipur X Probolinggo.
Tugas penting dalam prosesi tersebut dijalankan para pelajar Kota Probolinggo. Rafadio Ramadhan dari SMAN 1 dan Risqi Sugiono bertugas sebagai pembawa bendera, Rahmad Maulana dari SMAN 4 sebagai pengerek, Baihaki Dharma Bintara dari SMAN 4 sebagai penerima bendera, serta Hanun Maharani dari SMAN 1 sebagai pembawa baki.
Sebelum upacara, diawali penampilan Paduan Suara Gita Suara Yuangga dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Lagu Hari Merdeka dan Indonesia Jaya menggugah semangat kebangsaan, disusul Rungkad dan Seperti Mati Lampu.
Semangat kemerdekaan diperkuat melalui atraksi berikutnya, Peraturan Baris-Berbaris (PBB) yang atraktif dari Sekolah Rakyat Integrasi 7. Kekompakan dan kedisiplinan para pelajar menjadi gambaran bahwa nilai-nilai perjuangan dapat ditanamkan melalui hal-hal positif sejak usia dini.
Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin, yang hadir bersama istri dr. Evariani, jajaran Forkopimda serta para pejabat daerah, memberikan apresiasi kepada seluruh petugas Paskibraka yang telah menjalankan amanah sejak prosesi pengibaran hingga penurunan bendera.
“Mereka adalah generasi penerus bangsa yang patut menjadi contoh. Kemerdekaan harus diisi dengan hal-hal positif. Belajar, berkarya, berprestasi, menjaga persatuan dan memberikan manfaat bagi sesama,” ujar Aminuddin.
Menurutnya, perjuangan generasi muda saat ini tidak lagi dilakukan dengan mengangkat senjata seperti para pahlawan terdahulu. Medan perjuangannya adalah ilmu pengetahuan, kreativitas, inovasi, prestasi dan karya nyata.
Hal senada diungkapkan Wakil Wali Kota Ina Dwi Lestari. Menurutnya, saat ini tantangan terbesar adalah bagaimana generasi bangsa ini mampu menjadi penerus dan mewujudkan cita-cita bangsa.
“Kalau dulu para pahlawan berjuang merebut kemerdekaan, tugas generasi sekarang adalah menjaga dan mengisinya. Jadilah anak muda yang cerdas, berani bermimpi, berani berkarya dan membanggakan negeri,” pesannya.
Usai upacara, suasana penuh kebanggaan terlihat di Panggung Garuda Alun-Alun Kota Probolinggo. Aminuddin bersama istri, Wakil Wali Kota Ina Dwi Lestari turut bergabung bersama para Paskibraka. Sorak kebahagiaan dan foto bersama menjadi penutup rangkaian tugas mereka pada momentum bersejarah tersebut. (yul/pin)



