WAWALI TEKANKAN ASN TUNJUKKAN KINERJA MAKSIMAL

2019-2020

Kanigaran “Tunjangan Kinerja bagi ASN di tahun ini ada peningkatan, termasuk gaji bagi PTT, timbal baliknya harus diimbangi dengan kinerja yang maksimal. Pertanggung jawaban pekerjaan bukan kepada pimpinan OPD, Wali Kota maupun Wawali, namun kepada Allah SWT. Jika sudah menyadari itu, maka ada pimpinan atau tidak, tetap bekerja dan inovatif,” tegas Wakil Wali Kota Subri selaku inspektur upacara dalam sambutannya di halaman pemkot.

Ia menambahkan, di tahun 2020 ini, Jum’at (17/01) merupakan upacara rutin perdana. Dihadapan pegawai pemkot, wawali juga menyinggung masalah rotasi pejabat, mutasi pegawai yang dilakukan bulan kemarin. “Segera adaptasi, move on dari OPD-nya yang lama. Jalin kerja sama, sinergi, bersatu dan kompak. Karena sebuah OPD dikatakan berhasil karena kerja tim bersama bawahannya, bukan hanya peran pimpinannya pribadi,” urainya.

IMG 20200117 WA0023Wawali juga mengingatkan, dalam rangka meraih jabatan tertinggi agar tidak menghalalkan segala cara. Dalam filosofi jawa diibaratkan, “nyenggek dhuwur, njejek ngisor”. Yang bisa diartikan mengorbankan harkat dan martabat anak buahnya demi kepentingannya. “Bagaimanapun kita pernah merasakan menjadi bawahan. Saat berada di posisi tertinggi, perlu dipikirkan juga kesejahteraan di bawahnya,” imbuhnya.

Masih kata Subri, seluruh OPD harus peka dalam menyikapi situasi saat ini. Kondisi cuaca hujan dan cuaca yang ekstrim cenderung banjir. Perlu di waspadai penyakit musim hujan, seperti, influenza, diare, tipes, demam berdarah, Leptospirosis. “Lakukan tindakan secara cepat, jangan kalah dengan medsos, setelah heboh baru ditangani. Harus ada inisiatif untuk mengantisipasi, karena peralatan yang kita miliki cukup memadai,”pintanya.

Upacara itu juga dihadiri oleh Forkopimda, adapun yang bertugas dalam upacara tersebut, Aditya Ramadhan Lawado dari bagian hukum selaku komandan upacara. Pembaca UUD’45, Ade Fatichah Nur dari Inspektorat, Pembaca Panca Prasetya Korpri Firly Wulandari dari Inspektorat. Adapun petugas pengibar bendera merah putih, Yeni Milasari dari Sekretariat DPRD, Titin Desy Novianti dan Gustiawan Prasetyo dari Inspektorat. 

Di sela –sela upacara ada 10 orang yang menerima THT dan pensiun pertama untuk bulan Pebruari 2020, diantaranya drg Rubiyati RSUD dr Saleh, Askar BPPKAD, Budi Jatmiko Dishub. (dewi)

BAGIKAN