MAYANGAN — Pemerintah Kota Probolinggo menerima Penghargaan Khusus pada ajang Radar Bromo Award 2026 yang digelar di Ballroom Paseban Sena, Selasa (30/6) malam. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan Kota Probolinggo meraih predikat terbaik ketiga nasional kategori pengendalian inflasi wilayah Jawa-Bali.
Penghargaan diserahkan oleh Direktur Jawa Pos Radar Marsudi Nurwahid kepada Wakil Wali (Wawali) Kota Probolinggo Ina Dwi Lestari. Prestasi tersebut merupakan hasil upaya pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat di bawah kepemimpinan Wali Kota Probolinggo, Dr. Aminuddin, bersama Wawali Ina Dwi Lestari.
Ditemui usai acara Wawali Ina mengatakan, Pemkot menyampaikan terima kasih atas apresiasi yang diberikan oleh Radar Bromo melalui Radar Bromo Awards.
“Bagi kami, apresiasi tersebut menjadi bentuk pengakuan sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat,” kata Wawali Ina.
Ina menambahkan, baginya yang terpenting, penghargaan ini bukan sekadar simbol prestasi. Keberhasilan pengendalian inflasi harus mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat, yakni menjaga daya beli, memastikan kebutuhan pokok tetap terjangkau, serta menciptakan stabilitas ekonomi daerah.
Karena itu, ungkapnya, ke depan akan terus diperkuat berbagai program pengendalian inflasi, memperluas kerja sama dengan daerah penghasil komoditas, memperkuat ketahanan pangan, serta memastikan distribusi barang dan jasa berjalan lancar.
“Kami berharap capaian ini menjadi modal yang kuat untuk mendorong pembangunan Kota Probolinggo yang semakin maju, kompetitif, dan berkelanjutan. Dengan ekonomi yang stabil, iklim investasi yang kondusif, serta pelayanan publik yang terus membaik, maka kesejahteraan masyarakat akan semakin meningkat,” pungkasnya.
Selain Pemerintah Kota Probolinggo, sejumlah institusi dan tokoh dari Kota Probolinggo juga menerima penghargaan pada Radar Bromo Award 2026. Termasuk TP PKK Kota Probolinggo atas capaian PKK Go Digital. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Sekretaris TP PKK Kota Probolinggo Reni Abbas. Tim Penggerak PKK Kota Probolingo terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis Pemerintah Kota Probolinggo dalam mendukung pembangunan yang salah satunya diwujudkan melalui sinkronisasi program dengan berbagai perangkat daerah hingga lahirnya inovasi digital PKK Go Digital.
SLB Sinar Harapan 3 Kota Probolinggo dan SMK Ahmad Yani Kota Probolinggo juga menerima penghargaan pada kategori Lembaga Pendidikan Inspiratif. Kepala SLB Sinar Harapan 3 Kota Probolinggo, Tatik Hidayati, menerima penghargaan sebagai Kepala Satuan Pendidikan Inspiratif.
Pada kategori instansi pemerintah, penghargaan diberikan kepada Kejaksaan Negeri Probolinggo, Kodim 0820 Probolinggo, dan DPRD Kota Probolinggo. Kategori Lembaga Yudikatif diberikan pada Pengadilan Agama Probolinggo. Sementara kategori organisasi diraih PMI Kota Probolinggo.
Ada pun penghargaan Tokoh Inspiratif diberikan kepada Dr. Achmad Fausi, Ketua Pengadilan Agama Probolinggo dan Dr. H. Agus Lithanta, seorang pegiat sosial sekaligus penggerak literasi di Kota Probolinggo. Pada kesempatan itu, ia juga menyerahkan buku karyanya kepada Direktur Radar Bromo sebagai simbol dukungan terhadap penguatan budaya literasi di daerah.
Dalam laporannya, Direktur Radar Bromo H. A. Suyuti menyampaikan, Radar Bromo Award merupakan bentuk apresiasi kepada para pemangku kepentingan yang telah berkontribusi terhadap pembangunan daerah. Tahun ini, penghargaan memasuki penyelenggaraan kelima dengan total 65 penghargaan dalam 14 kategori.
"Penghargaan ini bukan sekadar acara seremonial atau pembagian trofi. Ini adalah bentuk apresiasi kepada insan, lembaga, dan instansi yang telah berkontribusi terhadap pembangunan daerah," ujar Suyuti.
Ia juga menegaskan bahwa di tengah derasnya arus informasi digital, media memiliki peran lebih dari sekadar penyampai informasi. Media menjadi ruang dialog, edukasi, sekaligus penghubung berbagai pihak. Karena itu, sinergi dengan pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan seluruh stakeholder menjadi faktor penting dalam menjaga ekosistem media yang sehat, kredibel, dan berdampak positif bagi masyarakat.
Sementara itu, Gubernur Jawa Timur yang datang diwakili Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur Sigit Priyatno, menyampaikan apresiasi kepada Radar Bromo yang secara konsisten memberikan penghargaan kepada berbagai pihak yang berkontribusi terhadap pembangunan.
Menurutnya, penghargaan tersebut mencerminkan fungsi ideal pers yang tidak hanya mengawal pembangunan melalui kritik, tetapi juga memberikan apresiasi terhadap inovasi dan kontribusi nyata berbagai pihak.
"Pembangunan daerah tidak bisa dilakukan pemerintah sendiri. Pertumbuhan ekonomi, penurunan angka pengangguran, peningkatan kualitas sumber daya manusia hingga pelestarian lingkungan merupakan hasil kolaborasi semua pihak" katanya.
Sigit menambahkan, tantangan pembangunan pada era disrupsi informasi menuntut hubungan yang semakin erat antara media dan para pemangku kepentingan.
Menurutnya, kolaborasi tersebut harus berkembang menjadi kemitraan produktif yang mampu membangun narasi positif demi percepatan pembangunan daerah. (es/pin)



