2025

Kota Probolinggo kembali menorehkan prestasi membanggakan. Dalam ajang Syariah Award 2025, kota ini sukses membawa pulang dua penghargaan sekaligus, yakni Juara I kategori Pendidikan dan Pemberdayaan Ekonomi Pesantren serta Wisata Kuliner Gladak Serang sebagai Zona Kuliner Halal.

2025

Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin, menyerahkan secara langsung santunan kematian kepada dua keluarga yang tengah berduka, Senin (15/9). Santunan masing-masing sebesar Rp. 750 ribu diberikan kepada ahli waris almarhumah Tori’a (88) di Kelurahan Triwung Kidul dan almarhum Nadji (65) di Kelurahan Pohsangit Kidul.

2025

Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin, menghadiri tasyakuran HUT ke-66 Persatuan Purnawirawan dan Warakawuri TNI dan Polri (Pepabri) Tahun 2025, Sabtu (13/9) pagi, di kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Pepabri Kabupaten/Kota Probolinggo, Jalan Supriadi, Kelurahan Kanigaran. Tahun ini, Pepabri mengusung tema Menjaga Api Perjuangan, Membangun Masa Depan Bangsa.

2025

Satu festival bernuansa tempo dulu digelar di Kota Probolinggo, yakni Pasar VOC. Kegiatan yang memadukan potensi ekonomi, seni budaya lokal, serta warisan bangunan kolonial ini diselenggarakan oleh warga Kelurahan Mayangan di area Benteng Mayangan, Jalan Ikan Lumba-lumba, selama dua hari, Sabtu–Minggu (13–14/9).

2025

Ratusan jamaah memadati masjid Agung Raudlatul Jannah untuk melaksanakan salat berjamaah bersama Wali Kota Probolinggo dr. H. Aminuddin, Kamis malam (11/9). Tampak hadir pula Wakil Wali Kota Ina Dwi Lestari, Kepala Kemenag, Pj. Sekda Rey Suwigtyo, serta jajaran kepala OPD. Acara dilanjutkan dengan parade hadrah se-Kota Probolinggo dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

2025

Sebanyak 41 kafilah Kota Probolinggo mengikuti Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Provinsi Jawa Timur ke XXXI tahun 2025 di Kabupaten Jember, yang dimulai sejak hari ini hingga 19 September mendatang. Sebelum diberangkatkan, Wali Kota dr. Aminuddin memberikan motivasi dan semangat kepada para kafilah di rumah jabatan, Kamis (11/9) pagi.

2025

Pemerintah Kota Probolinggo mencatatkan capaian signifikan dalam penanggulangan kemiskinan. Berdasarkan hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) tahun 2025 yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS), angka kemiskinan di Kota Probolinggo per Maret 2025 turun menjadi 5,69%, dari sebelumnya 6,18% pada tahun 2024. Penurunan sebesar 0,49% poin ini diapresiasi sebagai hasil nyata dari kerja keras lintas sektor dalam membangun kesejahteraan masyarakat.