2021

Menindaklanjuti adanya laporan masyarakat terkait rusaknya plengsengan yang jebol di wilayah RT 5, RW 5 Kelurahan Kanigaran, Kecamatan Kanigaran, Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin langsung meminta Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) dan Perkim setempat untuk mengecek kondisi sekaligus ketersediaan anggaran.

Menindaklanjuti adanya laporan masyarakat terkait rusaknya plengsengan yang jebol di wilayah RT 5, RW 5 Kelurahan Kanigaran, Kecamatan Kanigaran, Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin langsung meminta Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) dan Perkim setempat untuk mengecek kondisi sekaligus ketersediaan anggaran.

2021

Untuk memastikan situasi Kota Probolinggo tetap aman dan kondusif di malam jelang Idul Fitri 1422 Hijriah, Forkopimda setempat berkeliling melakukan pemantauan. Hasilnya, tidak ditemukan masyarakat takbir keliling namun masih banyak dijumpai tempat usaha yang masih buka di luar jam aturan pemerintah.

Untuk memastikan situasi Kota Probolinggo tetap aman dan kondusif di malam jelang Idul Fitri 1422 Hijriah, Forkopimda setempat berkeliling melakukan pemantauan. Hasilnya, tidak ditemukan masyarakat takbir keliling namun masih banyak dijumpai tempat usaha yang masih buka di luar jam aturan pemerintah.

Dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid 19 khususnya pada penyelenggaraan salat Idul Fitri 1442 H, Wali Kota Habib Hadi Zainal Abidin mengundang 76 kiai, ustaz dan alim ulama se-Kota Probolinggo untuk bersilaturahmi sekaligus sosialisasi pelaksanaan salat Idul Fitri yang akan dilaksanakan Kamis (13/5).

Lima hari menjelang lebaran, sejumlah pertokoan dan kawasan perekonomian di Kota Probolinggo nampak dipadati pembeli. Akibatnya, kerumunan pun tak dapat dihindari. Untuk mengetahui ketaatan masyarakat dan pemilik toko terhadap protokol kesehatan (prokes), Pemerintah Kota Probolinggo bersama TNI dan Polri melakukan pengecekan ke sejumlah lokasi, Jumat (7/5).

2021

Lima hari menjelang lebaran, sejumlah pertokoan dan kawasan perekonomian di Kota Probolinggo nampak dipadati pembeli. Akibatnya, kerumunan pun tak dapat dihindari. Untuk mengetahui ketaatan masyarakat dan pemilik toko terhadap protokol kesehatan (prokes), Pemerintah Kota Probolinggo bersama TNI dan Polri melakukan pengecekan ke sejumlah lokasi, Jumat (7/5).