Sekda drg. Ninik Ira Wibawati menuturkan, revolusi teknologi informasi dan komunikasi memberikan peluang bagi pemerintahan untuk melakukan inovasi pembangunan aparatur negara melalui penerapan sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE) atau e-government. Yaitu, penyelenggaraan pemerintahan yang memanfaatkan TIK untuk memberikan layanan kepada instansi pemerintah, Aparatur Sipil Negara (ASN), pelaku bisnis, masyarakat dan pihak-pihak lainnya.

2021

Untuk memastikan situasi Kota Probolinggo tetap aman dan kondusif di malam jelang Idul Fitri 1422 Hijriah, Forkopimda setempat berkeliling melakukan pemantauan. Hasilnya, tidak ditemukan masyarakat takbir keliling namun masih banyak dijumpai tempat usaha yang masih buka di luar jam aturan pemerintah.

Untuk memastikan situasi Kota Probolinggo tetap aman dan kondusif di malam jelang Idul Fitri 1422 Hijriah, Forkopimda setempat berkeliling melakukan pemantauan. Hasilnya, tidak ditemukan masyarakat takbir keliling namun masih banyak dijumpai tempat usaha yang masih buka di luar jam aturan pemerintah.

2021

Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Probolinggo ikut andil dalam memperingati Hari Palang Merah Internasional dan Hari Bulan Sabit Merah Sedunia, yang jatuh setiap tanggal 8 Mei. Peringatan tersebut dilakukan tepat di hari lahir Henry Dunant, pendiri International Committee of The Red Cross atau ICRC.

Dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid 19 khususnya pada penyelenggaraan salat Idul Fitri 1442 H, Wali Kota Habib Hadi Zainal Abidin mengundang 76 kiai, ustaz dan alim ulama se-Kota Probolinggo untuk bersilaturahmi sekaligus sosialisasi pelaksanaan salat Idul Fitri yang akan dilaksanakan Kamis (13/5).

Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Probolinggo ikut andil dalam memperingati Hari Palang Merah Internasional dan Hari Bulan Sabit Merah Sedunia, yang jatuh setiap tanggal 8 Mei. Peringatan tersebut dilakukan tepat di hari lahir Henry Dunant, pendiri International Committee of The Red Cross atau ICRC.

Lima hari menjelang lebaran, sejumlah pertokoan dan kawasan perekonomian di Kota Probolinggo nampak dipadati pembeli. Akibatnya, kerumunan pun tak dapat dihindari. Untuk mengetahui ketaatan masyarakat dan pemilik toko terhadap protokol kesehatan (prokes), Pemerintah Kota Probolinggo bersama TNI dan Polri melakukan pengecekan ke sejumlah lokasi, Jumat (7/5).