KANIGARAN – Usai melaunching tempat ibadah tangguh saat Hari Jadi ke 661 Kota Probolinggo, 4 September lalu. Pemkot Probolinggo bersama TNI dan Polri meninjau ke tiga tempat ibadah tangguh, yakni tiga gereja yang tengah menggelar ibadah di hari Minggu (6/9) pagi.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa didampingi Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wahid Wahyudi tiba di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 2 (SMKN 2) Kota Probolinggo sekitar pukul 08.30 WIB disambut Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin; Wakil Wali Kota Probolinggo Mochammad Soufis Subri; Kapolres Probolinggo Kota AKBP Ambariyadi Wijaya, Dandim 0820 Letkol Inf Imam Wibowo; Kepala Kemenag Mufi Imron Rosyadi; Kepala SMKN 2 Warnoto. Acara pagi itu merupakan kunjungan kerja Gubernur Khofifah dalam rangka peninjauan uji coba pembelajaran tatap muka terbatas pada dua sekolah di Kota Probolinggo, Selasa (18/8).

MAYANGAN – Sri Anjayati menangis. Dengan kemampuan melihat yang terbatas, nenek berusia 57 tahun itu tersedu-sedu sambil menangkupkan kedua telapak tangannya saat Wali Kota Hadi Zainal Abidin bertandang ke rumahnya di Jalan Panglima Sudirman gang PJKA, Kelurahan Jati, Kecamatan Mayangan, Rabu (12/8).

KANIGARAN - “91 orang menjalani tes swab, sebanyak 30 anggota dewan sudah terkonfirmasi, 2 diantaranya terkonfirmasi positif dan 4 orang lainnya masih belum keluar hasilnya. Sedangkan 61 orang staf DPRD sudah terkonfirmasi, diantaranya 41 orang terkonfirmasi negatif dan 20 orang belum keluar hasilnya,” Ketua DPRD Abdul Mujib saat merilis hasil tes swab di lingkungan DPRD Kota Probolinggo, dengan didampingi Wakil Ketua I DPRD Nasution dan Wakil Ketua II DPRD Fernanda Zulkarnain di ruang sidang kantornya, Rabu (29/7) siang tadi.

KANIGARAN – Kota Probolinggo kini masuk zona kuning. Artinya, kondisi kota ini risiko rendah atau terkendali dalam penyebaran COVID 19. Kendati demikian, tetap ada kemungkinan transmisi pergerakan atau perpindahan dalam penyebaran virus tersebut.

KANIGARAN - Sejumlah calon mahasiswa nampak hadir di rumah dinas Wali Kota Probolinggo untuk mengikuti rapid test gratis, Selasa (14/7). Rapid test ini merupakan keempat kalinya digelar Pemerintah Kota Probolinggo sebagai antisipasi penyebaran virus corona yang saat ini masih menjadi pandemi. Surat keterangan sehat melalui rapid test memang menjadi salah satu persyaratan yang harus dipenuhi calon mahasiswa untuk mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) di universitas yang menjadi tujuannya.